Bait-Bait Ramadan #Day18

Ambisi dan semangat yang dulu membara itu kini lambat laun mulai hilang. Kau seolah tahu persis bahwa kau tidak akan sampai pada puncak keberhasilan. Kau membuat dirimu menelan spekulasi pahit yang kau buat sendiri. Kau menanam keraguan yang begitu besar dalam hatimu. Tanpa sadar, dengan hal itu kau justru telah mengikat kedua kaki dan tanganmu untuk melangkah memperjuangkannya.

Padahal di atas sana, bahkan di dalam hatimu, kau punya Allah. Kau punya Ia yang bisa menjadikan nyata segala ketidakmungkinan itu. Kau punya Ia yang maha kaya, maha mengabulkan doa.

Tapi kau menyerah bahkan sebelum mengadu kepada-Nya. Keraguanmu pada diri sendiri jadi membuatmu juga ragu pada kebesaran-Nya.

Sehingga apa yang kau yakinilah yang pada akhirnya menjadi kenyataan. Padahal Allah sendiri yang mengatakan bahwa Ia sesuai prasangka hamba-Nya.

Lantas bagaimana mungkin kita bisa mendapatkan keberhasilan sementara yang kita yakini dan yang kita jalani adalah proses menuju kegagalan?

Seolah ketidakmampuanmu adalah tolak ukur bahwa Allah juga tidak bisa. Seolah Allah sama tidak berdayanya dengan dirimu. 


Komentar

Postingan Populer