Kado Terbaik

Subuh tadi, masih dengan mukena putih kesayangan, mama datang menghampiri. Dalam keadaan setengah sadar karena masih mengantuk, aku merasakan belaian tangannya mendarat di kepalaku, kemudian usapan lembut berulang kali menyentuh wajahku. Dengan suara menahan haru, mama menyampaikan...

"Kakak, selamat ulang tahun."

Semoga hidup kakak semakin berkah, kakak semakin sabar, rezeki kakak dilimpahkan, pekerjaan kakak dimudahkan, dan bait-bait doa lainnya yang terus memanjakan hati dan telingaku ketika mendengarnya. 

Dengan mata terpejam, aku melangitkan syukur dan harap dalam hati, semoga suara ini, belaian tangan ini, bisa aku miliki lebih lama lagi.

Selepas itu mama menciumku. Seperti bayi lagi, aku dibuat berkelana pada momen menjadi seorang manusia kecil yang tak bisa apa-apa selain menangis.

Adakah lagi yang kuharapkan? Adakah lagi yang membuatku merasa tak istimewa dihari ini? Sungguh doa mama, keberadaannya, lebih dari itu semua.

Allah menghadiahkan mama sebagai kado sepanjang masa. Sebab doanya, tak hanya melangit di hari aku dilahirkan. Tetapi dalam setiap helaan napas, doanya memeluk, menjaga.

Usia berapapun kamu, mama tetap di sini, mama tetap sama, tak berubah. Justru bertambah panjang doanya, semakin tinggi harapannya, agar kamu baik-baik saja.

Komentar

  1. Baca sambil membayangkan mama ica🥹
    Anyway alfa mabruk adeku syg❤️

    BalasHapus
  2. 😇🤲

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer